Togel Online – Kekerasan Pelajar Di Malang Di Tangani Dengan Benar Oleh Pemda

Togel Online – Kementerian Pendidikan serta Kebudayaan (Kemdikbud) menyikapi masalah masalah kekerasan penghinaan pada pelajar SMP di Kota Malang. Kemdikbud menjelaskan masalah itu telah diatasi pemda (pemda) ditempat.

“Telah diatasi pemdanya,” kata Plt Dirjen PAUD-Dikdasmen Harris Iskandar, di kantor Kemdikbud, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (6/2/2020).

Harris menjelaskan Kemendikbud sekarang terus lakukan kampanye anti-kekerasan dengan pemda. Menurut dia, sekarang juga ada Permendikbud 82 Tahun 2015.

“Kita saat ini lebih pengaturan dengan pemda dalam meng-inforce anti-kekerasan ini, kampanye. Kan ketentuan telah ada, ketentuan telah ada. Wewenang berada di pemda. Serta masalah ini telah diatasi oleh pemda secara baik. Kita harus kampanye terus saja,” tutur Harris.

Selanjutnya Harris menjelaskan belum mempunyai kebijaksanaan baru berkaitan mengantisipasi masalah kekerasan sama supaya tidak terulang lagi. Ia menjelaskan Kemdikbud sedang bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk tingkatkan efektivitas dari ketentuan yang telah ada.

“Beberapa kasus yang berlangsung telah diatasi. Saya belum come up dengan inspirasi baru. Yang sedang saat itu dikerjakan untuk tingkatkan legal status jadi perpres tetapi sampai saat ini kan belum berlangsung. Masih permen. Dengan keinginan jika dinaikan lebih kuat. Kita saat ini telah pengaturan dengan Kemdagri dalam rencana tingkatkan efektifitas beberapa aturan yang ada pada beberapa hal,” tutur Harris.

Sudah diketahui, seorang pelajar SMP Negeri di Kota Malang berinisial MS (13) masih jalani perawatan intens di rumah sakit. Dia diangkat serta dijatuhkan ke paving oleh tujuh temannya.

Kapolres Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata menjelaskan insiden berlangsung di sekolah. Ia juga ungkap misteri dari kekerasan yang dirasakan korban.

“Momen berlangsung pada 15 Januari 2020. Waktu itu tersangka aktor mengusung korban dan menjatuhkannya ke atas paving. Insiden berlangsung di sekolah,” papar Leonardus pada detikcom, Rabu (5/2/2020).

Tindakan penghinaan itu disangka dikerjakan oleh tujuh pelajar yang lain. “Sesudah dijatuhkan di atas paving, selanjutnya diangkat serta dijatuhkan ke pohon. Itu info yang kita temukan waktu proses penyidikan,” paparnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s