Fungsionaris PDIP Sayangkan Plt Wali Kota Medan Marah Ditanya Wartawan

Fungsionaris DPD PDIP Sumut menyayangkan sikap Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution yang sempat marah kepada wartawan ketika diwawancarai saat menghadiri sidang Dzulmi Eldin pada saat jam kerja.

Namun demikian, pihaknya tetap akan memberikan koreksi konstruktif terkait pola komunikasi politik kepada Akhyar Nasution sebagai kader PDI Perjuangan. Hal itu dikaitkan Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Mangapul Purba SE kepada wartawan via Whatsapp, Jumat (10/1).

Bahkan partai berlambang moncong putih itu, tetap komit serta sejalan dengan dengan dunia media massa bahwa PDI Perjuangan adalah mitra permanen dalam menjalankan roda politik dan pemerintahan.

“Dan mungkin soal sikap personal mungkin ada hal – hal yang harus dikoreksi di setiap pihak. Jadi marilah kita lihat sisi saling memperbaiki yang akan membawa kita ke suasana yang lebih familiar dan menggembirakan.

Soal masalah mari kita sepakati bahwa yang menggembirakan lebih positif dengan kerangka memaafkan, merangkul dan berbagi,” tambahnya.

Sementara itu, DPD Golkar Sumut meminta Akhyar Nasution agar bersikap lebih santai menjawab pertanyaan wartawan. “Walaupun kita mendukung pasangan Eldin – Akhyar pada pilkada 2015 lalu, lebih baik santai sajalah. Cantik main sajalah. Cantik main saja, ini Medan Bung,” kata Sekretaris DPD Golkar Sumut H Amas Muda Siregar.

Sebelumnya diberitakan ada kejadian unik di tengah persidangan kasus suap dengan terdakwa mantan Kadis PU Medan Isya Ansari, yang turut menghadirkan saksi Wali Kota Medan (nonaktif), Dzulmi Eldin, di Pengadilan Negeri (PN) Medan,Kamis (9/1) siang. Mantan wakil Dzulmi Eldin yang kini menggantikan posisinya sebagai Plt Wali Kota, Akhyar emosi dan marah hingga mencoba mencari wartawan yang bertanya kepadanya.

“Aku cuma nengok orang saja, supaya iktibar bagi diriku, supaya jangan terjadi bagi diriku. Kejadian ini akan menjadi iktibar bagi diriku, supaya aku jangan salah,itu aja,” tuturnya.

Salah satu awak media menanyakan, apakah kehadiran Akhyar di luar jam kerja kantor. Tiba – tiba raut wajah Akyar berubah dan menjawab, “Kau kerjakan?”, ya udah sama – sama kerja kita.

Aku kan belajar juga, supaya jangan salah. Itu ya itu termasuk bagian dari kerja,” ucap Akhyar Nasution dengan suara keras sambil menatap tajam awak media yang bertanya. “Kenapa kau tanya itu,” timpal Akhyar lagi.

Lalu dua ajudan Akhyar tampak menenangkannya,dan berbalik meninggalkan wartawan. Namun, hanya berjarak tujuh langkah, Akhyar kembali berbalik dan seperti mencari wartawan yang bertanya tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s